tips lengkap wisata hemat dan nyaman

Tips Wisata Hemat dan Nyaman

Tips lengkap bermanfaat untuk para pelancong yang ingin berlibur secara hemat dan nyaman.

pengalaman wisata hemat ke phuket

Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket

Pengalaman wisata ke Phuket lengkap dengan perencanaan, budget, tempat wisata murah, dan saran

Wednesday, June 13, 2018

7 Tips Wisata Hemat, Nyaman dan Aman

Tips Berwisata Hemat, Nyaman dan Aman


Liburan menjadi hak semua orang. Uda kaya apa aja ya... HaHa.

Berwisata sangat didambakan semua orang, apalagi seperti saya yang seorang pekerja. Liburan ke tempat wisata layaknya semacam vitamin untuk mengembalikan semangat kerja karena padatnya aktifitas. Meskipun jalan-jalan juga melelahkan, tapi bisa merefresh pikiran agar tidak penat.

Semua orang menginginkan liburan ke tempat-tempat wisata dengan biaya yang terjangkau. Bahkan saya juga menginginkannya. Tetapi dengan harga murah tersebut, kita jangan mengabaikan kenyamanan dan keamanan dalam berwisata. Lalu bagaimana agar liburan ke tempat wisata bisa hemat, tapi nyaman dan aman? 7 Tips wisata hemat dibawah ini pasti sangat bermanfaat.

1. Tentukan Tujuan

Dengan menentukan tujuan, kita dapat merancang perencanaan dari mulai budget, tempat wisata yang akan dikunjungi, dll. Pada bagian ini, saya akan membaginya menjadi dua, yaitu berwisata keluar dan didalam negeri.

A. Didalam Negeri

Berlibur dengan kendaraan pribadi didalam negeri
Berlibur dengan kendaraan pribadi didalam negeri

Berlibur didalam negeri bukan berarti pengeluaran akan menjadi lebih murah. Perlu dilihat juga tempat wisata yang akan dikunjungi, tempat menginap, transportasi yang digunakan. Karena didalam negeri, pastinya bahasa bukan menjadi kendala dalam berkomunikasi.

Pengeluaran mungkin bisa dihemat kalau liburan didalam kota, karena tidak ada biaya menginap dan transportasi pasti lebih murah. Jika keluar kota, kalian juga bisa mencoba menumpang dirumah sanak keluarga untuk mengurangi biaya.

Kalau membawa kendaraan pribadi, pastikan dokumen lengkap, seperti STNK, SIM, KTP. Jika tidak, anda harus tetap membawa KTP sebagai bukti identitas. Jangan remehkan meskipun di negara sendiri.

B. Keluar Negeri

Liburan keluar negeri dengan pesawat
Liburan keluar negeri dengan pesawat

Melakukan perjalanan keluar negeri untuk berwisata memang sangat diinginkan banyak orang, tapi perlu diketahui budget akan lebih besar juga. Meskipun saat ini sudah ada maskapai penerbangan dengan biaya murah, tetapi tetap saja kita perlu mengeluarkan uang untuk penginapan, dll.

Kemudian siapkan dokumen perjalanan dengan baik, seperti passport. Perlu diketahui, sebelum traveling keluar negeri cobalah lihat tanggal expired passport, sebaiknya perbaharui passport dulu jika tanggal expired sekitar 6 bulan dari waktu keberangkatan. Misalnya kadaluarsa tanggal 10 Desember 2018, rencana terbang 10 Agustus 2018. Jaraknya sekitar 4 bln, maka perlu diperbaharui dulu sebelum berangkat.

Setelah itu simpan dokumen atau slip apapun yang diterima dari imigrasi negara yang dikunjungi. Seperti saat ke Thailand, biasanya di pesawat kita diminta mengisi sebuah form, kemudian nantinya ketika stamp passport di bandara Thailand, mereka menyobek kertas tersebut dan memberikan bagian yang kecil. Jika hilang, maka kepulangan anda akan terganggu, bisa jadi akan dikenakan denda. Jangan remehkan tips wisata hemat satu ini.


2. Tentukan Tempat Wisata yang ingin dikunjungi

Mencari tempat wisata yang ingin dikunjungi
Mencari tempat wisata yang ingin dikunjungi

Biasanya saat menentukan tujuan, kalian pasti tau landmark daerah tersebut sehingga memutuskan berwisata kesana. Selain objek tersebut, kita juga harus mencari tau tempat wisata lainnya yang bisa dikunjungi dalam sekali perjalanan wisata. Jadi jangan hanya mengunjungi satu tempat saja. Kita harus memanfaatkan waktu liburan agar lebih berkualitas.

Kalau memang tempat wisata tersebut mengharuskan membeli tiket, cobalah cari tau apakah tiket bisa dibeli secara online? Mengamankan tiket wisata bisa membantu dalam merancang perjalanan yang berkualitas. Tujuan tips wisata hemat ini yaitu jangan sampai sudah datang jauh-jauh ternyata tiket habis dll.


3. Ketahui daerah atau negara yang akan dikunjungi

Ketahui negara yang akan dikunjungi
Ketahui negara yang akan dikunjungi

Tips wisata hemat ketiga yaitu mengetahui keadaan tempat yang akan dikunjungi memiliki banyak manfaat bagi liburan kita. Yang harus diketahui biasanya adalah:

Peraturan tempat tersebut. Seperti kalau mengunjungi tempat-tempat bersejarah, pakailah celana panjang, dll. Contohnya ketika ke Grand Palace Thailand, tidak diperkenankan masuk menggunakan celana pendek atau rok. Meskipun disediakan kain, tapi akan lebih nyaman jika sudah memakai celana panjang dari awal.

Cuaca atau Musim saat akan liburan. Untuk menyesuaikan pakaian yang dibawa dan perlengkapan lainnya. Kalau musim dingin ya siapkan jaket, pakaian dan celana panjang, shall, kaos kaki, dll.

Event di daerah tersebut. Contohnya banyak turis menghindari Bali saat hari Nyepi karena semua kegiatan ditutup. Atau kalau ke Bangkok saat Songkran, kita harus bawa lebih banyak baju karna banyak yang main air dijalan-jalan.

Budayanya. Mengetahui budaya suatu tempat yang akan dikunjungi membuat kita bisa lebih berbaur dan aman berlibur. Misalkan di Singapura punya budaya bersih, tidak boleh membuang sampah sembarangan, maka harus diikuti, kalau tidak sanksi denda bisa diberikan.

Transportasinya. Mengetahui transportasi apa saja yang ada ditempat tersebut bisa membantu merencanakan wisata menjadi lebih baik.

Makanannya. Makanan menjadi salah satu yang harus diketahui. Contohnya kalau seorang muslim berkunjung ke Bangkok, yang hampir semua makanannya tidak halal, maka perlu mencari tahu lokasi penjual masakan halal disana.

Mata uang negara bersangkutan. Menukar uang pada money changer di negara tersebut pasti lebih mahal dibanding saat di Indonesia.


4. Pesan tiket transportasi dan hotel terlebih dahulu

Pesan tiket online agar wisata lebih nyaman
Pesan tiket online agar wisata lebih nyaman

Agar biaya lebih murah, sebaiknya pesan tiket saat promosi. Membeli tiket jauh dari hari keberangkatan tidak menjamin harga semakin murah, tapi biasanya seperti itu.

Manfaatkan aplikasi atau situs website untuk mencari tiket transportasi dengan harga termurah, seperti tiket.com, traveloka.com, dll. Jika menggunakan pesawat, akan muncul maskapai mana yang memberikan harga paling murah.

Selain itu tips wisata hemat menyarankan agar memesan hotel pada situs website semacam booking.com, agoda.com, dll harganya bisa lebih murah dari memesan langsung ke hotel bersangkutan. Kemudian kita bisa mencari hotel mana yang murah, dekat dengan tempat wisata, dan sebagainya. Selain itu cari tau juga peraturan tempat menginap tersebut, misalnya kalau hostel tidak memperbolehkan bayi menginap dan sebagainya.





5. Membuat jadwal perjalanan

Jadwal perjalanan wisata
Jadwal perjalanan wisata

Didalam menyusun jadwal perjalanan, kita perlu melakukannya secara detail, seperti waktu, transportasi yang digunakan, tempat yang akan dikunjungi, biayanya, dan lainnya. Saran ini juga penting dari total 7 Tips wisata hemat yang ada.

Jadwal perjalanan dapat dengan mudah dibuat dengan memanfaatkan google. Misalnya jika ingin melihat jarak agar menentukan waktunya, yaitu dengan membuka google map kemudian gunakan direksi dari hotel ke tempat wisata yang akan dituju. Kemudian tanya ke "Mbah Google" saja megenai biaya, tempat makan terdekat, transportasi yang bisa digunakan. Intinya tidak malas untuk mencari tau.


6. Pastikan jumlah rombongan

Wisata bersama keluarga
Wisata bersama keluarga

Tips wisata hemat lainnya adalah jumlah rombongan juga bisa menentukan beberapa hal, seperti biaya, transport, dan tempat menginap. Normalnya, jumlah yang pas untuk menghemat biaya adalah 4 orang. Taxi ukuran normal maksimal mengangkut empat penumpang, hotel juga biasanya menyediakan kamar keluarga 4 pengunjung.


7. Barang Bawaan

Barang bawaan saat berwisata
Barang bawaan saat berwisata

Untuk mendapatkan kesan maksimal ketika berlibur, jangan lupa membawa barang-barang yang dibutuhkan. Misalkan kalau liburan bersama bayi, bawa dorongan agar mempermudah saat jalan-jalan dan juga susu. Atau ketika berlibur ke pantai, bawalah sunglasses, sunblock, sendal jepit, dll.

Apalagi jika barang bawaan penting, misal jika kalian mempunyai asma, maag, dan sakit lainnya jangan sampai tidak membawa obat-obatan, alat uap, dan sebagainya.



Intinya, agar liburan lebih hemat, nyaman, dan aman segala sesuatunya harus dipersiapkan terlebih dahulu. Dengan persiapan yang matang kita bisa memaksimalkan liburan singkat menjadi berkualitas.


Contoh Tips Wisata Hemat yang sudah saya lakukan bisa dilihat di postingan "Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok"


Monday, April 23, 2018

AIRPORTELs Membantu Liburan ke Thailand Lebih Nyaman

airportels, jasa penitipan dan pengiriman barang di thailand
AIRPORTELs, jasa penitipan dan pengiriman barang di Thailand

Membawa barang bawaan saat jalan-jalan membuat kita tidak bisa menikmati liburan dengan nyaman. Namun, barang-barang tersebut memang perlu dibawa untuk keperluan selama berlibur.

Di Thailand, ada sebuah layanan jasa penitipan barang bagi wisatawan yang ingin liburannya lebih nyaman tanpa menjinjing tas yang berat. Selain itu, mereka juga melayani pengiriman tas, koper, atau barang bawaan lain ke lokasi yang diminta, seperti ke hotel. Layanan jasa tersebut bernama AIRPORTELs.


Apa itu AIRPORTELs?

Sama seperti yang saya katakan tadi, AIRPORTELs adalah sebuah layanan jasa penitipan dan pengiriman barang yang berguna agar para travelers menikmati liburannya dengan tidak menjinjing barang bawaan yang berat sepanjang perjalanan. Misalkan kita mau mengunjungi beberapa lokasi sebelum pulang, seperti tempat wisata murah di Bangkok Thailand. Tapi, barang bawaan terlalu banyak, maka bisa tuh dititipin ke AIRPORTELs.


Mengapa layanan jasa AIRPORTELs dapat membantu jalan-jalan anda menjadi nyaman?

Karena kita tidak perlu membawa barang bawaan ketika jalan-jalan. Misalkan, normalnya jam check out hotel jam 12:00, penerbangan pulang anda pukul 21:00 malam, kalau melanjutkan menyewa kamar pasti sayang. Tapi kalau menunggu di bandara serasa lama. Maka kita bisa titip koper dibandara dulu, lalu jalan-jalan. Atau menitip di MBK Center, Terminal 21, Central World yang notabanenya adalah shopping mall, lalu jalan-jalan deh..

Bisa juga kalau kita melakukan transit, sama seperti saat saya mengunjungi Phuket dari Bangkok. Karena tidak membeli bagasi dan barang-barang yang dibawa tidak diperlukan di Phuket, saya putuskan memakai layanan jasa AIRPORTELs. Silakan baca juga Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket.


Berapa Biaya yang perlu dibayar?

Tergantung layanan jasanya dan outletnya. Layanan jasa kirim lebih mahal dari penitipan. Untuk penitipan barang mulai dari 69 baht/koper/24 jam, sedangkan pengiriman bisa dilihat dibawah ini:

biaya layanan jasa airportels
Biaya layanan jasa AIRPORTELs

Bagaimana cara memakai layanan jasa AIRPORTELs?

Untuk penyimpanan langsung saja datang ke counter masing-masin outlet, beritahu berapa lama akan menitip, lalu berikan passport untuk dicopy (nantinya akan dikembalikan), kemudian terima receipt sebagai bukti. Pada receipt tersebut tertera jumlah yang harus dibayar. Ketika mengambil barang, barulah kita bayar. Jika receipt hilang dikenakan biaya lebih, sekitar THB 100.

Sedangkan dalam pengiriman saya sendiri kurang tahu karena belum pernah memakai layanan jasa ini. Agar lebih jelas datang saja ke counternya.

Selain datang ke counter langsung, kita bisa melakukan booking dari website, aplikasi mobile, maupun sosial media milik AIRPORTELs. Serta pembayaran dapat dilakukan secara online.


Bagaimana mengenai keamanannya?

Layanan jasa AIRPORTELs sudah disertai asuransi, namun sebagai tindakan antisipasi sebaiknya tidak menaruh barang berharga apapun didalam koper atau tas yang dititipkan.


Dimana saja layanan jasa AIRPORTELs tersedia?

Lokasi Lengkap layanan AIRPORTELs
Lokasi Lengkap layanan AIRPORTELs

Saat ini sudah ada di 5 tempat strategis di Bangkok, yaitu Suvarnabhumi Airport, Don Mueang Airport, MBK Center, Terminal 21, Central World. Promosi yang diberikan setiap outlet berbeda, seperti di MBK Center menawarkan penitipan barang selama satu hari gratis.

Detailnya bisa dilihat dibawah:


Suvarnabhumi Airport
Counter Desk
Suvarnabhumi Airport (BKK) B Floor,
Airport Rail Link
Opens 08:00 – 00:00, midnight
Contact
+666-321-666-99

Donmeung Airport
Counter Desk
Donmeung Airport (DMK) Terminal 2,
1st Floor, Gate 9
Opens 24 hours
Contact
+666-321-666-99

MBK Center
6 Floor,  B Zone
(Near to Food Island food court)
Opens 10:00 – 22:00
Contact
+666-321-666-55
+669-890-888-89

Terminal 21
1st Floor,  Japan Zone
(Right above H&M clothing)
Opens 10:00 – 22:00
Contact
+666-321-666-55
+669-890-888-89

Central World
1st Floor,  Groove Zone
(Close with Tourist information counter)
Opens 10:00 – 22:00
Contact
+666-321-666-55
+669-890-888-89

Atau informasi lebih lanjut bisa kunjungi website resmi AIRPORTELs


Apakah layanan jasa AIRPORTELs ada di negara lain selain Thailand?

Dilihat dari website resminya, AIRPORTELs hanya ada di Thailand. Tetapi layanan jasa seperti ini dengan nama berbeda di negara lain sudah ada. Apalagi di airport-airport internasional sudah menyediakan layanan jasa tersebut.

Biasanya digunakan oleh para wisatawan yang melakukan perjalanan transit, sama seperti saat saya mengunjungi Phuket dari Bangkok. Silakan baca Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok


Sunday, April 22, 2018

Mengunjungi Tempat Wisata di Phuket dengan Motor


Mengunjungi Tempat Wisata di Phuket dengan Motor
Pemandangan alam di tempat wisata Big Budha Phuket

Artikel ini lanjutan dari wisata Phuket part 2, Berwisata ke Phi Phi Island.

Jika ingin membaca dari awal, silakan kunjungi part 1, Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok.

                                                                           

Full Day Kedua (Hari Ketiga)


Bisa dibilang ini akan jadi hari terakhir berada di Phuket karena kami akan memesan mini bus untuk besok ke bandara jam 6 pagi, biayanya THB 200/orang.

Saya mengikuti rencana Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok yang sudah dibuat sebelumnya. Saya dan isteri menyewa motor di hotel, tapi karena sudah tidak ada motor yang bisa disewa, kami menyewanya di dekat hotel. Harga sewa untuk satu motor selama 24 jam, yaitu 250 baht serta passport menjadi jaminan. Sebelum menentukan motor, lihatlah terlebih dahulu kondisi motor bagian luar, kalau bisa dicoba dulu.

Kami mengambil motor click berwarna merah, tapi karena keteledoran saya ternyata setelah jalan terkena tanjakan, ada bunyi dibagian dalam. Itu cukup mengganggu perjalanan, tetapi untungnya saat dikembalikan tidak ada masalah apa-apa. Kemudian taatilah peraturan dan selalu pakai helm yang sudah disediakan ditempat penyimpanan dibawah jok motor, karena ternyata banyak polisi melakukan razia helm. Saya rasa wajar saja, karena banyak kecelakaan terjadi di Phuket karena para pengendara yang tidak mengikuti aturan.


Untuk pengendara motor pemula, saya sarankan untuk tidak menggunakannya ketempat-tempat jauh seperti yang saya lakukan, karena track ke tempat wisata Phuket sangat berbahaya, dimana jalanan cukup besar juga dilewati kontainer, ada track dimana seperti puncak, naik turun dengan kondisi curam.

Akan ada sekitar 7 tempat wisata yang akan kita kunjungi di Phuket menggunakan motor, pantai Patong dan Kata menjadi paling terakhir karena dekat dengan lokasi penginapan. Sebelum melakukan perjalanan ke tempat wisata, aktifkan terlebih dahulu paket internet sim card AIS dengan kode aktifasi *777*71# (200MB) 15 baht atau 9 baht (100MB) *777*70#. Untuk lebih lengkapnya lihat di Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok. Kemudian buka aplikasi Maps atau GPS lainnya, pilih lokasi kita berada lalu pilih tujuan.


Tujuan pertama, Madunan T-Shirt

Madunan T-Shirt, tempat oleh-oleh pakaian di Phuket
Madunan T-Shirt, tempat oleh-oleh pakaian di Phuket (Foto diambil dari google, saya tidak sempat foto)

Untuk menuju tempat ini dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari penginapan. Madunan T-Shirt sangat terkenal sebagai tempat oleh-oleh kaos di Phuket. Kami menjadi pengunjung pertama ditempat ini. Saya mengira ditempat ini akan banyak penjual menjajakan barang dagangannya, ternyata Madunan T-Shirt adalah nama sebuah toko bukan area, dimana mereka memiliki lokasi yang cukup luas. Ditempat tersebut juga mereka membuat pakaiannya, dengan kata lain ada garmen kecil didalamnya.

Setibanya disana kami sudah didatangi salah satu pegawai, menanyakan asal negara kita. Pertanyaan tersebut bukan untuk kepo ya, tapi mereka menyesuaikan bahasa kita. Para pegawai bisa menggunakan bahasa melayu, inggris, thailand, dan mungkin lainnya.

Kemudian dia menjelaskan dengan bahasa Indonesia melayu bahwa pakaian disana standard Eropa, terbukti dari tidak adanya sambungan pada jahitan dll. Harga pakaian disana mulai dari THB 79 - 250 atau mungkin ada yang lebih mahal lagi. Bisa dibeli dengan menggunakan Rupiah, tetapi setelah saya konversikan harganya jadi lebih mahal.

Harga pakaian anak-anak rata-rata 79 baht, harga tersebut tidak untuk kaos dewasa. Menurut kami harganya cukup murah dengan kualitas bahannya, maka kami memutuskan membelinya untuk oleh-oleh. Kaos berlogo Phuket menjadi pilihan dengan beberapa kaos lain, tetapi sayang kalau kita membeli untuk couple sangat sulit karena beberapa kaos sizenya tidak komplit. Kaos bertuliskan Phuket tersebut juga memiliki sambungan, itu berarti tidak semua kaos disini berstandard Eropa. Tapi dari sisi bahan cukup memuaskan.


Jalan-jalan ke Old Town, kota tuanya Phuket

Old Town Phuket
Old Town Phuket

Setelah berbelanja di Madunan T-Shirt, saya dan istri mengunjungi Old Town atau kota tua yang ada di Phuket. Perjalanannya sekitar 20 menit dari Madunan. Sepertinya tempat ini masih sepi, tidak begitu banyak pengunjung, mungkin sangat ramai jika malam hari.

Disini kita bisa berfoto-foto dengan bangunan-bangunan tua. Beberapa bangunan juga sudah difungsikan sebagai toko, tetapi masih terlihat keaslian kota tuanya. Tadinya kami berpikir akan ada banyak penjual makanan disini, ternyata tidak ada sama sekali. Hanya ada kedai kopi dan penjual kain sari. Untung masih ada makanan didalam ransel untuk mengganjal perut.


Menuju tempat wisata dan religi Big Budha

Big Budha Phuket menawarkan keindahan alam yang luar biasa
Keindahan alam di Big Budha Phuket

Dari Old Town ke tempat wisata Big Budha Phuket menempuh perjalanan dengan waktu kurang lebih 35 menit. Big Budha berada didaerah tinggi, jadi kita akan melewati perjalanan seperti ke puncak.

Sambil melihat Maps, perjalanan serasa  tidak sampai-sampai. Dari jalan raya sudah terlihat patung Budha besar diatas puncak. Rasanya perjalanan sudah dekat, tapi masih belum sampai pada tujuan. Akhirnya setelah melewati jalan berliku-liku, naik-turun, kami sampai juga di Big Budha. Selama menggunakan motor di Phuket, tidak ada biaya parkir yang harus dibayarkan, semuanya gratis. Termasuk saat berada di tempat wisata Big Budha.

Rasa capek diseluruh badan rasanya sirna setelah melihat pemandangan indah didepan patung Budha besar. Pemandangan laut dan kota Phuket terlihat begitu jelas dari sini, kemudian kemegahan patung Budha menambah indahnya tempat ini. Setiap sisi rasanya sayang untuk dilewatkan, jadi banyak foto menawan bisa diambil dari sini.

Pengunjung juga banyak menulis keinginan atau kesan mereka pada suatu lempengan emas lalu digantungkan dipohon-pohon ataupun tempat-tempat yang sudah disediakan. Karena beberapa lokasi masih dalam konstruksi, kami tidak bisa menjelajahi seluruh sisi.

Di area tempat wisata Big Budha tersedia tempat makan dan penjual makanan ringan. Untuk harga saya kurang tahu karena kami tidak membeli apapun. Sebelum meninggalkan salah satu tempat wisata di Phuket ini, kami membereskan barang-barang belanjaan dari Madunan agar muat didalam bagasi motor. Untungnya tempat penyimpanan dibawah jok motor sangat besar sehingga semuanya muat didalam.

Melanjutkan perjalanan ke Karon View Point

Melihat indahnya alam Phuket dari Karon View Point
Melihat indahnya alam Phuket dari Karon View Point

Sebelum menuju lokasi wisata Karon View Point tersebut kami beristirahat di 7Eleven, membeli beberapa makanan ringan, minuman, juga tak lupa roti.

Karon View Point adalah lokasi untuk melihat keindahan Pantai Karon Phuket. Sebenarnya saya juga tidak tahu lokasi pasti dari view pointnya, tetapi melihat pengunjung lain jadi kami putuskan berhenti disuatu tempat dimana terdapat sebuah restaurant.

Disana terdapat teropong untuk melihat keindahan kota dan pantai. Tapi sayang karena banyaknya pohon, pemandangan sedikit tertutup. Kemudian kami berjalan ke tempat lain sekitar view point tersebut, ternyata ada yang lebih bagus. Oh ya, perlu waktu 30 menit menuju tempat ini dari Big Budha.

Lokasi paling jauh yang akan dikunjungi adalah Promthep Cape. Tadinya rencana kami mengunjunginya dari Karon View Point karena jaraknya tidak terlalu jauh, hanya 15 menit saja. Tetapi, karena waktu masih terlalu siang sekitar jam 2 dan sunset masih lama, maka kami putuskan kembali ke hotel untuk beristirahat.


Melihat keindahan Pantai Karon dan Kata diperjalanan menuju penginapan

Melihat keindahan pantai Karon dan Kata dari jalan
Melihat keindahan Pantai Karon dan Kata dari jalan

Dari Karon View ke hotel membutuhkan 25 menit. Saat perjalanan, kami melihat indahnya pantai Karon dan Kata yang memang berada pada rute perjalanan pulang. Karena cuaca sangat panas dan cukup melelahkan, kami tidak berhenti untuk menikmati pemandangan disana. Tapi sambil berjalan pun kita dapat menengok cantiknya pantai tersebut.


Kembali ke Madunan T-Shirt untuk membeli oleh-oleh yang tertinggal dan menukar beberapa kaos setelah bersantai di Hotel

Sesampainya di hotel, kami sempat makan cup noodle. Kemudian membereskan oleh-oleh dari Madunan, tetapi setelah dihitung kaos yang dibeli kurang. 2 kaos tidak masuk dalam keranjang, lalu kami juga ingin menukar 4 kaos yang sudah dibeli. Tidak ada cacat pada pakaian tersebut, tapi biar pakaiannya couple sekeluarga jadi ingin disamakan.

Setelah selesai makan dan sedikit bersantai, perjalanan dilanjutkan. Harusnya tujuan langsung ke Promthep Cape, tapi untuk menukar dan membeli beberapa oleh-oleh lagi, kami kembali ke Madunan T-Shirt terlebih dahulu. Ternyata pakaian yang sudah dibeli sebelumnya bisa ditukar. Pelayannya juga sudah kenal, maklum pelanggan perdana..HaHa :)


Menikmati pemandangan sunset di Promthep Cape Phuket

Melihat sunset di Promthep Cape Phuket
Melihat Sunset di Promthep Cape Phuket

Tidak berlama-lama di Madunan, meski matahari katanya terbenam lebih lama di Phuket, sekitar 7-8 malam, tapi kita tidak tahu kondisi perjalanan menuju kesana sehingga kami memutuskan langsung menggeber gas motor. Jika dilihat dari Maps, jarak tempuh sekitar 1 jam dari Madunan ke Promthep Cape.

Ternyata benar saja, perjalanan serasa begitu panjang, terlebih lagi ada beberapa kemacetan. Tapi beruntung saat itu kami mengendarai motor, jadi bisa menyalip.

Sampai di Promthep Cape sudah pukul 6 sore lewat. Beruntung datang lebih dulu, karena matahari kali ini turun lebih cepat, tepatnya pukul 18:40 sudah terbenam. Lokasi juga sudah dipenuhi dengan banyak wisatawan. Pemandangan juga sangat luar biasa indahnya sehingga banyak kita temui photografer yang sedang membidik sang matahari maupun alam sekitar.

Ketika matahari sudah terbenam, kami langsung meninggalkan lokasi, kembali ke penginapan. Jalan dari Promthep Cape sekitar 45 menit melewati jalanan berliku, naik turun layaknya di puncak, juga melewati Karon View Point yang tadi dikunjungi.

Sebagai informasi, Promthep Cape berada dibagian ujung pulau Phuket. Jadi wajar untuk mencapainya benar-benar harus CAPE... LoL :D


Kembali ke hotel untuk memesan mini bus lalu makan di pasar malam Bangla

bangla street seafood, patong, phuket
Bangla night market, street seafood (Foto diambil dari google)

Sesampainya di penginapan kami langsung mencari tiket mini bus untuk ke bandara domestik Phuket pada besok hari. Di hotel tidak menyediakan mini bus untuk pagi hari, sehingga harus mencari ke agen-agen yang memang banyak ditemui sepanjang jalan. Akhirnya kami dapat tiket untuk jam 6 pagi seharga 200 baht/orang.

Setelah memesan mobil, kami putuskan menikmati makan malam di pasar malam depan Jungceylon, Bangla Night Market. Kala itu kami memesan ikan satu ekor seharga 200 baht, cumi bakar 100 baht serta nasi, tidak lupa minuman jus buah asli. Rasa makanannya kurang enak, tapi lumayan untuk mengganjal perut. Masakan yang dipesan juga sempat salah, ikan dimasak tidak sesuai dan belum matang. Untungnya makanan tersebut langsung diganti baru, tapi karena menunggu cukup lama lalu nasi sudah habis, jadi saya putuskan untuk membungkusnya.

Disini banyak penjual seafood, bukan hanya satu orang. Ada juga makanan lain seperti ayam goreng, sate babi, sosis, dll. Pengalaman cukup lucu ketika melihat pedagang serangga (belalang, jangkrik, ulat yang untuk dimakan) menaruh papan bertuliskan "Photo, THB 20". Jadi, harga serangganya bukan 20 baht, sekitar THB 150, tapi 20 baht itu hanya untuk mengambil foto. Tetapi saya lihat pengunjung mengambil foto,tapi tidak ada yang membayar sama sekali.. HaHa


Menikmati pantai Patong dimalam hari

suasana malam di Pantai Patong Phuket
Suasana malam di Pantai Patong Phuket

Karena besok sudah dipastikan tidak akan bisa jalan-jalan lagi, karena harus siap-siap pulang jam 6 pagi, kami putuskan mengunjungi pantai Patong yang memang dekat dengan tempat tinggal menggunakan motor.

Sepanjang jalan pantai Patong sangat banyak bar-bar yang menyediakan bir, makanan, dan lainnya. Sedangkan dipantainya tidak terlalu banyak orang. Hanya beberapa kelompok yang menikmati angin malam sambil minum bir. Disana kita juga bisa dinner di cruise, tapi mengenai harga saya kurang tahu.

Karena bosan dan lelah, kami mengembalikan motor kemudian kembali ke hotel, membereskan barang-barang agar besok bisa bangun tidak terlalu pagi.


Ending..

Menunggu jemputan di depan lobby. Mini bus tersebut datang tepat waktu, sebelum menuju airport pengemudi menjemput penumpang lainnya. Perjalanan cukup cepat, sekitar 1 jam lebih sedikit. Bagi kalian yang ingin menggunakan mini bus sewa per tiket, saran saya jangan sampai telat dengan waktu yang sudah ditentukan. Jika telat resikonya akan ditinggal.

Sudah datang lebih awal, pesawat delay sekitar 1 jam lebih. Hmm...


Catatan

Seluruh tempat wisata di Phuket yang kami kunjungi menggunakan motor tidak dikenakan biaya sama sekali, alias GRATIS.


Biaya Pokok Perjalanan dari Bangkok ke Phuket (Sudah dihitung berdua)

  1. Tiket Pesawat PP Bangkok-Phuket THB 3.700
  2. Wisata ke Phi Phi Island THB 2.800
  3. Hotel satu kamar 3 malam THB 2.900
  4. Sewa Motor THB 250
  5. Bensin 5 botol THB 160, bisa lebih murah kalau di pom. Saya beli per botol dipinggir jalan, 1 botol mungkin sekitar setengah liter. Sedangkan di pom 1 liter 30 baht.
  6. Transport Mini Bus Airport-Patong THB 360
  7. Transport Mini Bus Patong- Airport THB 400
  8. Total Biaya sekitar THB 10.600, belum termasuk makan, minum, oleh-oleh. Saya tidak masukan biaya makan dan minum agar bisa disesuaikan sendiri. Biaya makan di Phuket tidak terlalu mahal, tergantung tempat dan makanannya.

Kalau saya perkirakan THB 15,000 cukup untuk menikmati perjalanan ke Phuket dari Bangkok berdua.


Hal yang wajib dibawa atau dibeli

  1. Sunblock
  2. Sunglasses atau kacamata hitam
  3. Ransel
  4. Topi
  5. Sendal Jepit
  6. Tongsis, chargeran, power bank
  7. Obat-obatan, plester


Atau artikel sebelumnya, wisata Phuket part 2 Berwisata ke Phi Phi Island.

Phi Phi Island, Tujuan Utama Wisata di Phuket

Phi Phi Island, Tujuan Utama Wisata di Phuket
Beningnya laut Phi Phi Leh

Artikel ini adalah lanjutan dari Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok

Sebelum ke Phi Phi Island yang menjadi tujuan utama, pengalaman wisata hemat ke Phuket kami akan mulai dari Bangkok, tepatnya melalui bandara Don Muang International pada tanggal 24 Maret 2018.

Karena barang bawaan yang cukup banyak dan tidak perlu dipakai di Phuket nanti, kami memutuskan untuk menyewa storage penyimpanan AIRPORTELS. Lokasinya ada di lantai 1 Gate 9, Terminal 2 Don Muang Airports, buka 24 jam. Biaya yang harus dikeluarkan sebesar THB 276, satu koper (4 hari x THB 69, promo biaya penitipan per hari) dibayar setelah mengambil kembali koper tersebut. Info lebih lanjut mengenai AIRPORTELS bisa dilihat dari tulisan saya "Memanfaatkan AIRPORTELS sebagai tempat penitipan barang yang aman dan murah".

Setelah menyimpan koper yang cukup berat itu, kami langsung melakukan check in dan menunggu penerbangan ke Phuket di gate yang disediakan. Perjalanan dengan pesawat ini lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Kami tiba di bandara Phuket kurang dari jam 4 sore.

Perjalanan pertama kami di Phuket disambut dengan hal yang tidak menyenangkan dari penjual tiket mini bus yang ada di dalam area bandara. Entah dia tidak bisa bahasa inggris dengan baik atau bagaimana, yang pasti gaya dan nada bicaranya sangat tidak mengenakan. Terlebih lagi setelah membeli tiket, kita tidak diberitahu menunggu mobilnya dimana. Ketika ditanya, dengan nada yang ngeselin hanya disuruh tunggu diluar.

harga tiket mini bus di airport phuket
Foto diambil dari google, saya tidak sempat untuk mengambil foto di airport Phuket

Saran kami, lebih baik pesan tiket mini bus dibagian depan keluar pintu exit, karena banyak agen lain diluar sana dan pelayanannya lebih baik. Saya juga baru mengetahui setelahnya. Jujur setelah keluar dari pintu exit, sedikit bingung karena bandara Phuket seperti di terminal bus, banyak agen penjual tiket. Biaya Mini Bus Van dari Bandara ke tempat kami tinggal di daerah Pantai Patong THB 180/orang

Setelah keluar pintu exit akan ada driver yang menunggu menggunakan pakaian berwarna coklat. Kita harus menunggu penumpang sampai mobil terisi penuh atau terserah pengemudinya. Kami menunggu sekitar 15 menit kala itu. Perjalanan dimulai dari bandara Phuket dan berhenti ke kantor agensi mobil tersebut untuk menanyakan nama hotel para penumpang dan mengatur pemberhentian karena driver tidak bisa berbahasa inggris, sekaligus menawarkan paket wisata yang ada di Phuket.

Kami menjadi penumpang kedua terakhir yang diantar. Sekitar pukul 18:30 saya dan istri tiba di hotel tempat kami akan tinggal selama 3 hari kedepan, namanya Phunara Residence. Lihat Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok untuk mengetahui biaya hotel dan sebagainya.

Meski waktu sudah menunjukan hampir pukul 7 malam, suasana langit di Phuket masih cukup terang. Matahari baru mulai terbenam.

kamar hotel Phunara Residence phuket
Kamar Hotel Phunara Residence Phuket

Setelah selesai beres-beres, mandi, dan sedikit bersantai, kami memulai jalan-jalan di Phuket ke Shopping Mall Jungceylon untuk membeli beberapa makanan ringan, cup noodle, sendal jepit, sunblock, air mineral botol di Big C. Sunblock akan digunakan untuk perjalanan wisata besok harinya ke Phi Phi Island, karena kami mendengar udara disana sangat panas. Karena kebetulan di hotel ada teapot, jadinya kami membeli Cup Noodle sebagai bahan makanan, selain makanan ringan kalau lapar saat malam hari. Harga barang-barang tersebut sama seperti yang ada di Big C Bangkok, bahkan sendal jepit saya beli hanya THB 39 (Promo).

Karena perut sudah keroncongan, KFC menjadi pilihan makan malam kami dihari pertama di Phuket. Kemudian kembali ke penginapan untuk tidur. Oh ya, didalam Jungceylon Mall juga terdapat pertunjukan air mancur yang dapat dinikmati secara gratis pada jam-jam tertentu.

jungceylon shopping mall phuket
Jungceylon Shopping Mall Phuket

Full Day Pertama (Hari Kedua)

Perjalanan menggunakan paket wisata ke Phi-Phi Island

Dengan harga THB 1,400/orang, paketnya sudah termasuk antar jemput dari hotel ke pelabuhan. Kami menunggu di lobby hotel sekitar pukul 7:30-7:45 dan memang tepat waktu. Tapi, karena bukan hanya kami yang dijemput, jadi harus menjemput peserta wisata lainnya.

Sebelum ke speed boat, seluruh peserta dipersilakan menikmati sarapan roti, teh, buah, dan kopi secara gratis. Cukup membantu kami yang memang tidak sempat sarapan. Kemudian seluruh peserta di briefing oleh tour guide, dimana dijelaskan sekitar 5 tempat yang akan dikunjungi pada paket wisata Phi Phi Island, yaitu Bamboo Island, Monkey Beach, Viking Cave, Phi Phi Leh, dan Maya Bay.

Suasana pelabuhan paket wisata phi phi island Phuket
Suasana pelabuhan paket wisata phi phi island Phuket

Mengetahui nama travel yang membawa kita juga sangat penting jikalau tersesat atau terpisah dari rombongan, karena dijelaskan akan banyak wisatawan dengan speed boat yang hampir sama dan penduduk lokal hanya akan mengantarkan kita ke kapal yang benar jika tahu nama travelnya. Nama travel kami adalah Mandala.

Travel ini bisa dibilang sangat berpengalaman, karena dari persiapannya sudah sangat matang. Peserta yang tidak tahan ombak sudah disiapkan obat anti mabuk laut yang saya bilang manjur, karena kami yang tadinya pusing karena perjalanan menggunakan mini bus dari hotel ke pelabuhan, setelah minum obat tersebut langsung kembali normal dan memang terbukti sampai selesai wisata.

Kami juga membeli sepatu karet spesial untuk melindungi kaki dari batu dan binatang laut yang katanya kalau kita injak maka akan masuk kedalam daging sehingga memerlukan operasi untuk mengeluarkannya. Kami pikir hanya menakut-nakuti saja, tapi ternyata memang seperti yang dikatakan kalau dipantai juga ada batu-batu tajam, pecahan botol, serta bukaan tutup kaleng yang tidak terlihat jelas karena tertutup pasir. Kami membelinya di tempat briefing tersebut seharga THB 350/pcs. Saran kami lebih baik membeli disana, karena kalau sudah di pulau harganya bisa menjadi mahal. Jika tidak ingin membeli, sebaiknya gunakan sandal saat berjalan di pantai, jangan telanjang kaki.

Mereka juga menyediakan berbagai-bagai macam perlengkapan, seperti tempat handphone anti air. Kami beli dengan harga THB 300 untuk foto dan membuat video saat snorkling di Phi Phi Island. Ada juga penyewaan kaki katak untuk menyelam. Sedangkan peralatan snorkling dan life jacket dipinjamkan secara gratis.


Menuju ke Speedboat

pelabuhan wisata phi phi island phuket
Pelabuhan Paket Wisata Phi Phi Island Phuket

Sebelum dilepas menuju speedboat kami di foto oleh salah satu petugas travel per kelompok, gunanya bukan untuk kalau hilang mudah ditemukan... HaHa :D. Foto tersebut ternyata akan dicetak dan dijual dengan bingkai setelah kembali. Satunya dihargai THB 150, tapi karena foto kami tidak bagus, maka saya tidak membelinya.


Menuju destinasi wisata pertama, Bamboo Island

bamboo island, destinasi pertama paket wisata phi phi island
Bamboo Island, destinasi pertama paket wisata Phi Phi Island

Butuh sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi ini. Sama seperti yang dijelaskan, disana ada banyak Bar dan Cafe terbuat dari kayu. Tetapi kami tidak melihat ada tempat makan, hanya ada makanan ringan dan minum, kelapa, bir, dan sebagainya. Saran saya untuk mengurangi budget, lebih baik kita sudah membelinya saat di Phuket, terutama air minum (meskipun di boat disediakan air mineral gelas dan coca cola secara gratis) dan memasukannya kedalam tas, sama seperti yang kami lakukan. Harga minuman dan makanannya sangat mahal, waktu itu kelapa kami beli seharga THB 100.

Disini kita juga bisa berenang atau snorkling dari pinggir pantai dengan peralatan yang ada di speedboat. Tapi ingat jangat melewati batas area snorkling yang sudah ada, karena banyak kapal yang datang sehingga ditakutkan terjadi kecelakaan tersedot baling-baling kapal. Wisatawan sepertinya juga kurang bertanggung jawab, karena kami melihat ada beling dan bukaan kaleng yang sudah tertimbun pasir. Untungnya saya dan istri menggunakan sepatu karet yang sangat melindungi kaki kami.

Total waktu yang diberikan untuk menikmati pulau bambu ini sekitar 1 jam. Banyak sekali speedboat yang parkir, sehingga arahan dari tour guide harus didengar baik-baik dan sebaiknya kita mengenali wajah orang-orang yang bersama di kapal. Kala itu ada sekitar 30 peserta wisata dalam speedboat, termasuk kami.


Pemberhentian kedua, Monkey Beach

monkey beach, pulau monyet dengan keindahan pantai yang alami
Monkey Beach, pulau monyet dengan keindahan pantai yang alami

Seperti namanya, pulau dekat Phuket ini dihuni oleh monyet-monyet liar yang sangat banyak jumlahnya. Namun jika kita kurang beruntung, tidak ada satu monyet pun yang akan terlihat. Tidak ada penduduk lokal yang tinggal dipulau ini dan pantainya sangat kecil, sehingga kapasitas pengunjung terbatas.

Dari boat kami sudah diberitahu untuk tidak membawa barang bawaan apapun karena hanya akan berhenti sekitar 10-15 menit dan boat diparkir tepat didepan pantai. Hal ini untuk menghindari barang-barang berharga yang bisa dicuri oleh monyet. Hanya diperbolehkan membawa 1 handphone untuk berfoto. Selain itu, monyet liar disini tidak boleh dipegang karena ditakutkan akan melukai wisatawan.

Meski begitu, keindahan Monkey Beach sangat diperhitungkan untuk menjadi salah satu destinasi pemberhentian dalam paket wisata ke Phi Phi Island.


Makan Siang di Phi Phi Don

phi phi don, pulau tempat makan siang para wisatawan
Phi Phi Don, pulau tempat makan siang para wisatawan

Sebenarnya ada satu kegiatan yang terlewatkan dalam paket ini, yaitu snorkling di laut dekat Phi Phi Don. Pemimpin tour kami memutuskan untuk melanjutkan kegiatan, makan siang terlebih dahulu karena ombak pada area snorkling sangat besar.

Untuk menuju tempat makan, para peserta diharuskan menggunakan alas kaki dan mengikuti pemimpin tour dengan baik, karena saat kembali ke pantai, kita akan berjalan tanpa ditemani dia.

Dipulau ini rata-rata penduduk beragama muslim, ada masjid yang bisa digunakan untuk sholat. Makanan yang disajikan sesuai dengan paket yang kami pilih, standard. Tetapi menurut saya cukup enak dan komplit dengan pilihan nasi, soup tom yam, daging kecap, sayuran, spagethi, buah, dan minuman, terlebih lagi bisa dinikmati sepuasnya.

Karena waktu yang diberikan masih tersisa banyak, kami membeli es krim dari penduduk lokal yang berjualan keliling sambil menikmati suasana pantai.


Melihat Viking Cave dari Speedboat

viking cave, sarang burung yang dilindungi di Phuket
Viking Cave, sarang burung yang dilindungi di Phuket

Pemberhentian kali ini adalah sebuah gua dengan banyak sarang burung yang sangat mahal harganya. Tempat ini hanya dapat kita nikmati melalui kapal, tidak ada seorang wisatawan pun yang diperkenankan menginjak tempat ini karena jika sedikit saja terganggu, burung-burung didalam gua tidak akan pernah kembali lagi kesana. Maka dari itu hanya pengelola saja dan petani sarang burung yang merupakan "orang gunung" yang dapat memanennya. Oh ya, tempat ini juga dilindungi oleh pemerintah setempat.


Menuju Phi Phi Leh, destinasi utama paket wisata Phi Phi Island

keindahan laut dan batu alam di phi phi leh
Keindahan laut dan batu alam di Phi Phi Leh

Phi Phi Leh menjadi tujuan utama kita dalam paket wisata ini. Sudah tidak perlu diragukan lagi keindahan laut dangkal dengan bebatuan alam yang tersusun secara alami.

Sayang sekali paket yang kami pilih tidak termasuk berenang atau snorkling ditempat ini. Kami hanya bisa menikmatinya dari atas boat saja. Meski begitu kita dapat melihat karang indah didalam laut berwarna hijau. Rasanya mengitarinya sekali tidak membuat hati puas. Pada destinasi ini, saya tidak bisa berbicara banyak, tapi foto-foto dan video yang kami ambil dapat mewakilinya.

Saran saya jika ingin berkunjung kesini, pilihlah paket yang ada kegiatan berenang atau snorkling di Phi Phi Leh.


Snorkling diperjalanan menuju Maya Bay

Snorkling di dekat Maya Bay
Snorkling di dekat Maya Bay

Kegiatan snorkling tetap dilanjutkan, tapi tidak ditempat yang direncanakan sebelumnya karena panitia mengatakan ombak masih besar di area tersebut. Lokasi baru yang dipilih, yaitu laut menuju pemberhetian terakhir, Maya Bay.

Meski semua pengunjung merasa kecewa, tapi mau tidak mau harus mengikutinya. Dan ternyata setelah kami bersnorkling, rasa kecewa serasa hilang. Lokasi yang dipilih menjadi pengganti ternyata memiliki keindahan bawah laut yang sangat mengesankan. Terlebih batu-batu besar yang menjulang tinggi menambah indahnya tempati ini.

Saran saya, jika smartphone kita sudah anti air, tidak perlu memakai casing waterproof lagi, karena jika terlalu lama dibawah air maka handphone akan menjadi sangat panas. Ketika itu terjadi segera keluarkan dari casing dan jangan dimasukan lagi sampai benar-benar kembali ke suhu normal.

Untuk snorkling sendiri, sebaiknya jangan terlalu jauh dari kapal, kalau tidak terbiasa berenang di laut jangan malu pakai life jacket agar lebih aman. Hati-hati dengan pergerakan speedboat lain, jika kapal sedang dalam keadaan menyala segera menjauh agar terhindar dari baling-balingnya. Bangun tidur lakukan pemanasan terlebih dahulu, jangan sampai saat berenang atau snorkling, kaki menjadi keram dan membahayakan diri anda.


Maya Bay jadi tujuan terakhir pada kunjungan wisata kami ke Phi Phi Island

maya bay jadi tujuan terkhir di paket wisata phi phi island
Maya Bay jadi tujuan terkhir di paket wisata Phi Phi Island

Pada tempat terakhir ini akan banyak sekali pengunjung dan cuacanya sangat panas, lebih panas dari tempat-tempat sebelumnya dikarenakan area berteduh yang sangat minim.

Tapi, tidak perlu diragukan lagi untuk pesona alamnya. Lokasi ini cocok untuk berfoto-foto ria dan sekedar merasakan suasana pulau sebelum kembali ke daratan. Pasir disini juga lebih bersih daripada di Bamboo Island, maklum tidak ada yang berjualan di pulau ini.

Sebenarnya kami sedikit malas mengelilingi pulau ini karena udara yang sangat panas. Namun setelah dipikir-pikir lagi, agar kunjungan ini tidak terbuang sia-sia tetap kami berjalan mengelilingi pulau ini. Ada batuan yang menjulang menuju bibir pantai seakan-akan membuat pelindung menutupi teriknya matahari, tapi setelah saya lihat sudah ramai pengunjung dan sangat minim tempat untuk bergabung. Disana juga kita bisa berenang, main air atau duduk manis sambil menikmati hembusan angin.

Setelah merasa cukup, kami mencari tempat teduh sambil menunggu kepulangan. Wisatawan yang ke Phi Phi Island hampir seluruhnya warga asing, bahkan tidak begitu banyak yang berasal dari Thailand.


Kembali ke pelabuhan menuju hotel

Sampai di boat menuju jalan pulang kami disuguhkan dengan buah nanas dan semangka. Selain keindahaan alamnya, Phuket dianugerahi dengan hasil buah-buahan yang sangat baik. Rasa nanasnya sangat manis dan alami. Saya sangat menikmatinya.

Akhirnya kami sampai di pelabuhan dengan selamat dan gembira. Sebelum meninggalkan boat, kami semua diminta memberikan tips seiklasnya, tidak kasih juga tidak apa-apa. Pegawai travel didarat juga menjual hasil foto sebelum kami berangkat berwisata ke Phi Phi Island. Seperti yang saya bilang diawal, harganya THB 150 sudah termasuk bingkai. Jika kita tidak membelinya tidak masalah.

Pengemudi yang sama ketika menjemput sudah menunggu dan kami langsung masuk kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju hotel. Beruntung kami menjadi peserta pertama yang diantar.

Itulah kisah akhir kami wisata ke Phi Phi Island. Tapi, perjalanan di Phuket masih berlanjut ke Mengunjungi Tempat Wisata Murah di Phuket dengan Motor


Makan Sepuasnya di Sabushi Jungceylon

sabushi jungceylon phuket, thailand
Sabushi Jungceylon Phuket, Thailand

Sebelumnya kami sudah merencanakan makan di Sabushi Restaurant yang ada didalam Mall Jungceylon. Pemilihan restaurant ini karena isteri saya ingin mencicipi makanan yang ada dan memang kami belum pernah kesana, terlebih lagi rasa kelaparan kami sehabis berwisata ke Phi Phi Island. Jadi, Sabushi yang memang bisa makan sepuasnya dengan satu harga adalah pilihan yang sangat tepat... :D

Harganya THB 469/orang, tidak termasuk salmon sashimi. Waktu makan ditentukan, yaitu 1 jam 15 menit. Kami tidak membeli salmon sashimi karena memang tidak suka makanan mentah. Dengan harga THB 469 tersebut kami sudah merasa puas dan kenyang, meski rasa dari makanan bisa dibilang tidak terlalu WAH.


Lanjut ke part ke-3, Mengunjungi Tempat Wisata di Phuket dengan Motor atau kembali ke part 1, Pengalaman Wisata Hemat ke Phuket dari Bangkok